Penelitian uji stabilitas fisik gel tabir surya ekstrak Blackberry (Rubus fruticosus L.) dilakukan selama 90 hari penyimpanan didalam oven dengan suhu 40℃ dengan kelembaban <75%. Uji stabilitas fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptis, pH, uji viskositas, dan daya sebar keempat parameter pengujian menunjukan bahwa sediaan gel tabir surya ekstrak Blackberry (Rubus fruticosus L.) stabil selama 90 hari penyimpanan. Uji potensi tabir surya ditentukan berdasarkan metode perhitungan nilai persen transmisi eritema (%Te) dan persen transmisi pigmentasi (%Tp) serta nilai Sun Protection Factor (SPF). Dari pengujian tersebut diperoleh nilai rata-rata hasil persen eritema (%Te) pengujian hari ke-0, hari ke-7, hari ke-15, hari ke-21 hari ke-30, hari ke-60, hari ke-90, berturut – turut sebesar 0,982±0,68%, 0,94±0,09%, 0,923±0,00%, 0,907±0,06%, 0,902±0,04%, 0,893±0,01%, 0,877±0,08%. Nilai rata-rata hasil persen pigmentasi (%Tp) pengujian hari ke-0, hari ke-7, hari ke-15, hari ke-21 hari ke-30, hari ke-60, hari ke-90, berturut – turut sebesar 4,275±0,21%, 4,242±0,17%, 4,192±0,47%, 4,177±0,20%, 3,995±0,28%, 3,90±0,24%, 3,883±0,07%. pada pengujian nilai SPF nilai rata-rata pada pengujian hari ke-0, hari ke-7, hari ke-15, hari ke-21 hari ke-30, hari ke-60, hari ke-90, berturut – turut sebesar 28,28±0,77; 28,46±0,16; 28,66±0,41; 28,85±0,59; 29,04±0,11; 29,24±0,27. Persen eritema (%Te) pengujian selama 90 hari termasuk dalam kategori total block. Persen pigmentasi (%Tp) pengujian selama 90 hari termasuk dalam kategori total block dan uji SPF selama 90 hari termasuk dalam kategori ultra.
Kata kunci : Buah Blackberry, Gel tabir surya, Uji stabilitas fisik.