Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Daun Waru (Hibicus tiliaceus L.) Pada Stabilitas Fisik Sabun Cair Non SLS
Surfaktan merupakan bahan organik yang ditambahkan sebagai bahan aktif pada sabun mandi cair. Penggunaan surfaktan yang keras pada sabun dapat menyebabkan kerusakan kulit seperti iritasi dan kulit kering. SLS (Sodium Lauryl Sulfat) merupakan surfaktan jenis anionik yang bisa digunakan dalam produk pembusa dan pembersih. Daun waru mеmiliki ѕеnyаwа аktif bеruра saponin. Kandungan saponin yang terdapat pada daun waru dapat digunakan sebagai alternatif pengganti surfaktan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan variasi konsentrasi ekstrak daun waru (Hibiscus tiliaceus L.) sebagai biosurfaktan terhadap hasil pengujian stabilitas fisik dengan menggunakan metode cycling test pada sabun mandi cair dan menentukan konsentrasi yang menghasilkan formula sabun mandi cair sesuai dengan SNI 06 – 4085 – 1996. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimental. Pada penelitian ini dilakukan uji stabilitas sifat fisik sabun mandi cair meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, bobot jenis, stabilitas busa dan uji cycling test. Sabun mandi cair dibuat dalam 7 formula, yaitu Fsls (SLS), F0 (Non SLS), dengan variasi konsentrasi ekstrak daun waru 5% (F5), 7,5% (F7,5), 10% (F10), 12,5% (F12,5) dan 15% (F15). Data dianalisis uji T, kecuali data uji organoleptik dan homogenitas dianalisis deskriptif. Hasil penelitian variasi konsentrasi ekstrak daun waru pada nilai pH berpengaruh signifikan pada siklus 0 dan siklus 1, nilai viskositas berpengaruh signifikan pada siklus 0 dan 1; siklus 1 dan 2; siklus 2 dan 3; siklus 3 dan 4; siklus 4 dan 5; siklus 5 dan 6, nilai bobot jenis berpengaruh signifikan pada siklus 0 dan 1; siklus 1 dan 2; siklus 2 dan 3; siklus 3 dan 4; siklus 5 dan 6, dan nilai stabilitas tinggi busa berpengaruh pada siklus 2 dan siklus 3. Formulasi ekstrak daun waru menghasilkan formula yang memenuhi standar SNI 06 – 4085 – 1996 yaitu pada formula F10 (10%); F12,5 (12,5%); dan F15 (15%).
Kata kunci: ekstrak daun waru, surfaktan, sabun mandi cair, stabilitas fisik
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Siti Lulu Lutfiah - Personal Name Mursal, Iin Lidia Putama - Personal Name Yuniarsih, Nia - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 230049 |
Subyek |
Farmasi Kesehatan
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Farmasi |
Tahun Terbit |
2023 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2023).Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Daun Waru (Hibicus tiliaceus L.) Pada Stabilitas Fisik Sabun Cair Non SLS.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd