Pengaruh Penggunaan Boneka
Perubahan perilaku sehat melalui pendidikan kesehatan bukan sekedar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi bagaimana siswa dapat berperilaku dengan mewujudkan keseimbangan antara lingkungan, perilaku, dan manusia. Sebuah pengetahuan mengenai obat-obatan sangatlah penting dan bermanfaat bagi siswa sekolah dasar, karena obat selain bisa sebagai penyembuhan dari sakit juga bisa berpotensi untuk mendatangkan malapetaka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan peningkatan tentang bentuk sediaan obat dengan intervensi menggunakan boneka ”Si FarmaEdu” bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Tempuran. Penelitian ini dikategorikan sebagai jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasi dan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas V di SDN Dayeuluhur 1, SDN Dayeuluhur 2, SDN Tanjungjaya 1, SDN Pancakarya 2, SDN Sumberjaya 1, SDN Sumberjaya 2, SDN Tempuran 2 dan SDN Cikuntul 1 menggunakan rumus slovin, sampel yang didapatkan n=281 setiap sekolah dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok kontrol (n=17) dan kelompok perlakuan (n=18). Instrumen penelitian ini menggunakan alat bantu yang akan dipakai untuk pengambilan data-data dan hasil, yaitu kuesioner. Hasil uji normalitas kelompok kontrol sebesar 0,520 dan kelompok perlakuan sebesar 0,314 dimana p value > 0,05 yang dikatakan terdistribusi normal dan dilanjutkan dengan Uji T Independen, didapatkan nilai signifikan 0,000. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil, bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan bentuk sediaan obat dan cara penggunaan obat pada responden melalui media boneka “Si FarmaEdu”
Kata Kunci: Pengetahuan, Penggunaan Alat intervensi boneka, Siswa sekolah dasar
Detail Information
Citation
. (2023).Pengaruh Penggunaan Boneka.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd