Kemampuan Komunikasi Anak Afasia Dalam Interaksi Sosial (Kasus Anak Afasia di Sekolah Inklusif, SD Negeri Pinayungan V Karawang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Komunikasi Anak Afasia dalam Interaksi Sosial (Kasus Anak Afasia di Sekolah Inklusif, SD Negeri Pinayungan V Karawang). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian merupakan siswa kelas IV dengan gangguan afasia. Pengumpulan data menggunanakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis, data disajikan dengan menarik kesimpulan mengenai pemaknaan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kemampuan komunikasi yang dapat dilakukan AL saat berinteraksi berupa komunikasi 2 arah. AL belum bisa membaca dan menulis tetapi untuk keinginan komunikasi sudah baik, walaupun lambat dalam menyampaikan pesan ataupun mengucapkan kata-kata masih terbata-bata. Al sudah mampu memberikan respon komunikasi saat interaksi berlangsung tetapi terkadang respon yang diberikan AL belum sesuai dengan topik pembicaraan. AL sudah dapat berbicara namun dalam melakukan komunikasi saat ini baru menguasai komunikasi verbal dua arah dengan bantuan stimulus dan kemampuan komunikasi non-verbal pun sudah baik dalam penekanan nada suara saat berkomunikasi.
Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi, Afasia dan Interaksi Sosial
Detail Information
Citation
. (2021).Kemampuan Komunikasi Anak Afasia Dalam Interaksi Sosial (Kasus Anak Afasia di Sekolah Inklusif, SD Negeri Pinayungan V Karawang).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd