Pengaruh Self Regulated Learning Terhadap Stres Akademik Pada Siswa Kelas Sepuluh di SMKN 1 Karawang
Menyelesaikan berbagai tugas akademik merupakan tuntutan dan tanggung jawab seorang siswa. Namun, tidak sedikit siswa khususnya kelas sepuluh mengalami stres akademik karena ketidakmampuannya dalam menghadapi berbagai tuntutan akademik. Hal ini disebabkan karena siswa kelas sepuluh merupakan siswa yang mengalami masa peralihan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), sehingga siswa masih belum terbiasa dengan mata pelajaran yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Stres akademik dapat diminimalisir apabila siswa memiliki kemampuan self regulated learning, yaitu siswa dapat mengatur dan menyusun strategi kegiatan belajarnya dengan baik sehingga mampu menghadapi berbagai tuntutan akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self regulated learning terhadap stres akademik pada siswa kelas sepuluh di SMKN 1 Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan alat pengumpulan data berupa skala self regulated learning dan skala stres akademik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dalam bentuk sampling kuota, sehingga dari 861 populasi yang terdiri dari siswa kelas sepuluh terdapat 265 siswa yang menjadi subjek penelitian. Berdasarkan hasil uji hipotesis (regresi linear sederhana) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 yang artinya H_a diterima dan H_o ditolak dengan nilai R square sebesar 0.282, yaitu ada pengaruh self regulated learning terhadap stres akademik pada siswa kelas sepuluh di SMKN 1 Karawang sebesar 28.2%.
Kata kunci: Siswa SMK, Self Regulated Learning, Stres Akademik.
Detail Information
Citation
. (2022).Pengaruh Self Regulated Learning Terhadap Stres Akademik Pada Siswa Kelas Sepuluh di SMKN 1 Karawang.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd