Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Terhadap Sifat Fisik Formulasi Sabun Padat
Meningkatnya jumlah angka penduduk di Indonesia mengakibatkan peningkatan akan kebutuhan sehari-hari. Salah satu kebutuhan keseharian yang mengalami peningkatan adalah sabun. Sabun merupakan campuran dari asam lemak dengan natrium yang digunakan untuk pembersih tubuh sehari-hari, berbentuk padat, busa, dengan atau tanpa zat tambahan lain, serta tidak menimbulkan iritasi kulit. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tentang formulasi sabun mandi dengan ekstrak daun kelor. Tujuan penelitan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sifat fisik dalam formula sabun dengan penambahan daun kelor. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% untuk mendapatkan ekstrak daun kelor dan menggunakan metode eksperimental untuk membuat formula. Terdapat formula dengan penambahan ekstrak etanol daun kelor 0%; 2%; 3%; 4%; 5%: 6% dan hasil yang di dapati yaitu kadar air 3.6%; 3.4%; 3%; 2.8%; 2.2%; 2%. Uji pH 10.05; 9.96; 9.94; 9.91; 9.87; 9.74. Uji stabilitas busa 99%; 96.80%; 96.70%; 96.60%; 95.70%; 95%. Dan uji asam lemak 0.451%; 0.492%; 0.574%; 0.656%; 0.738%; 0.861.
Kata kunci: daun kelor, sabun padat, ekstrak daun kelor
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Muhamad, Fariz - Personal Name Ridwanuloh, Dadan - Personal Name Kusuma, Anggun Hari - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 190031 |
Subyek |
Farmasi
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer |
Tahun Terbit |
2019 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2019).Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Terhadap Sifat Fisik Formulasi Sabun Padat.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd