Pengaruh Variasi Waktu Deasetilasi terhadap Karakteristik Kitosan Dari Limbah Cangkang Siput Sawah (Filopaludina javanica)
Siput sawah adalah salah satu hewan yang berpotensi sebagai penghasil kitosan. Siput sawah merupakan hewan Mollusca dari kelas Gastrophoda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi waktu deasetilasi terhadap nilai rendemen, kadar air, kadar abu, kelarutan dan derajat deasetilasi kitosan yang dihasilkan dari cangkang siput sawah. Sintesis kitosan dilakukan dengan tiga tahap yaitu demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Pengujian dilakukan berupa rendemen, kadar air, kadar abu, kelarutan dan derajat deasetilasi. Berdasarkan hasil penelitian, rendemen yang didapatkan dengan variasi waktu deasetilasi 4 jam, 6 jam dan 8 jam berturut-turut adalah 88,97 %, 85,53 % dan 83,31 %. Kadar air adalah 4 %, 6 % dan 8 %. Kadar abu adalah 1,88 %, 1,46 % dan 1,32 %. Derajat deasetilasi adalah 98,15 %, 97,07 % dan 86,25 %. Kelarutan dengan mutu yang baik terdapat pada kitosan dengan variasi waktu deasetilasi 4 jam dan 6 jam. Cangkang siput sawah berpotensi untuk dijadikan kitosan karena pada hasil FTIR terdapat gugus -OH dan -NH yang merupakan ciri terbentuknya kitosan.
Kata kunci: Kitosan, Cangkang Siput Sawah, Waktu Deasetilasi, Karakteristik
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Nanda Chaerani - Personal Name Mursal, Iin Lidia Putama - Personal Name Sugiharta, Sudrajat - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 220081 |
Subyek |
Farmasi Kesehatan
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Farmasi |
Tahun Terbit |
2022 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2022).Pengaruh Variasi Waktu Deasetilasi terhadap Karakteristik Kitosan Dari Limbah Cangkang Siput Sawah (Filopaludina javanica).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd