Perbedaan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Alpukat (Perseae americanae) Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat Tumbuh
Latar Belakang: Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder yang terdiri dari sekelompok polifenol. Pada penelitian kali ini flavonoid yang digunakan adalah quersetin, kuersetin juga termasuk kedalam subkelompok flavonoid yaitu flavonol. Antioksidan sangat diperlukan oleh tubuh sebagai penetralisir radikal bebas dan juga mampu untuk mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Flavonoid dan antioksidan dapat diperoleh dari daun alpukat. Daun alpukat merupakan salah satu tanaman obat yang berpotensi sebagai bahan obat tradisional yang memiliki aktivitas salah satunya yaitu antioksidan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan menentukan kadar flavonoid total dan ativitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak etanol daun alpukat yang berasal dari pedesaan Blitar dan Tulungagung berdasarkan perbedaan ketinggian. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode pra eksperimental dengan rancangan one shot case study dengam menggunakan sampel daun alpukat yang tumbuh pada desa Blitar sebagai dataran rendah (167 mdpl) dan desa Tulungagung sebagai dataran tinggi (<500–500 mdpl). Penetapan kadar flavonoid total dilakukan dengan metode chang dan pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH yang diukur dengan menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Hasil: Hasil kadar flavonoid total yang didapatkan oleh ekstrak etanol daun alpukat pada desa Blitar sebesar 125,5323±0,297 mgQE/g ekstrak dan pada desa Tulungagung sebesar 100,1246±0,237 mgQE/g ekstrak dan hasil aktivitas antioksidan yang didapatkan oleh ekstrak etanol daun alpukat pada desa Blitar dengan nilai IC₅₀ sebesar 114,0851 ppm dan pada desa Tulungagung dengan nilai IC₅₀ sebesar 99,2852 ppm. Kesimpulan: Hasil kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan yang terdapat dalam ekstrak daun alpukat (Blitar dan Tulungagung) berbanding terbalik. Hal ini memungkinkan bahwa aktivitas antioksidan bisa saja bukan terkandung didalam senyawa flavonoid melainkan dari metabolit sekuder lainnya yang termasuk kedalam senyawa fenolik.
Kata Kunci: Daun alpukat, flavonoid total, aktivitas antioksidan, IC₅₀, perbedaan ketinggian
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Dyah Anggun Fitriani - Personal Name Gunarti, Neni S - Personal Name Fikayuniar, Lia - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 220077 |
Subyek |
Farmasi Kesehatan
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Farmasi |
Tahun Terbit |
2022 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2022).Perbedaan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Alpukat (Perseae americanae) Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat Tumbuh.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd