Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Daun Petai Cina (Leucaena Ieucocephala (Lamk.) De Wit) Dan Uji Aktivitas Antibakteri
Salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional adalah petai cina (Leucaena leucocephala (Lamk.) de Wit). Secara etnobotani, masyarakat Indonesia telah memanfaatkan daun petai cina sebagai obat-obatan diantaranya sebagai obat luka dan obat bengkak. Petai cina diketahui potensial untuk dikembangkan lebih lanjut pada penyakit infeksi. Berdasarkan hal ini dilakukan penelitian mengenai identifikasi metabolit sekunder daun petai cina. Metode yang digunakan yaitu soxhlet, uji fitokimia, ekstraksi cair-cair, kromatografi kolom, uji antibakteri mengunakan metode difusi paper disk dengan konsentrasi 10% b/v, 20% b/v, 30% b/v, 40% b/v, 50%. b/v. Pada pengujian karakteristik senyawa metabolit sekunder daun petai cina memiliki potensi yaitu senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol dan steroid. Pada pengujian antibakteri menunjukkan konsentrasi 50% zona hambat paling besar dengan hasil pengukuran 6,16 mm pada ekstrak etanol dan pada ekstak n- heksana 4,44 mm.
Kata Kunci: Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lamk.) de Wit)), Ekstraksi cair-cair, Kromatografi lapis tipis, Kromatografi kolom, Staphylococcus aureus
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Nurfalah, Neneng - Personal Name Abriyani, Ermi - Personal Name Gunarti, Neni S - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 190023 |
Subyek |
Farmasi
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
|
Penerbit |
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer |
Tahun Terbit |
2019 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2019).Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Daun Petai Cina (Leucaena Ieucocephala (Lamk.) De Wit) Dan Uji Aktivitas Antibakteri.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd