Analisis Beban Kerja Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) di UKM Boneka
UKM Boneka Dwi Collection saat ini membuat boneka atas permintaan dari empat grosir reguler. UKM membagi permintaan tersebut dengan sistem satu hari untuk 2 grosir, satu hari berikutnya 2 grosir. Akan tetapi UKM belum dapat memenuhi permintaan dari masing-masing grosir. Adanya permintaan yang tidak terpenuhi ini dapat disebabkan dari beban kerja yang belum seimbang. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana beban kerja operator dan mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) bertujuan untuk menganalisis beban kerja yang berbasiskan waktu dengan cara mengukur lama waktu penyelesaian pekerjaan kemudian waktu tersebut dikonversikan ke dalam indeks nilai FTE. Hasil penelitian menggunakan metode Full Time Equivalent didapatkan ada ketidakseimbangan beban kerja pada operator 3 dengan nilai FTE 1,31 termasuk ke dalam kategori overload. Usulan perbaikan yang dilakukan yaitu menambah stasiun kerja baru yaitu operator 4 dengan pembagian jobdesk dari operator 3 dan penambahan jobdesk baru untuk operator 4. Hasilnya didapatkan seluruh stasiun kerja menjadi seimbang.
Kata Kunci : beban kerja, full time equivalent (FTE), kebutuhan tenaga kerja
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Moh Muhlis - Personal Name Pratiwi, Annisa Indah - Personal Name Rahayu, Ade Astuti Widi - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/TI 220025 |
Subyek |
Industri
|
Klasifikasi |
Teknik Industri |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Teknik |
Tahun Terbit |
2022 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Teknik Industri |
Citation
. (2022).Analisis Beban Kerja Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) di UKM Boneka.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd