Potensi Biosurfaktan Buah Lerak (Sapindus Rarak) dan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Pada Sediaan Sabun Cuci Tangan Ramah Lingkungan Untuk Pencegahan Covid-19 : Literature Review
COVID-19 merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV2 yang dapat menginfeksi saluran pernapasan. Aktivitas penyebaran virus terjadi apabila kita menyentuh benda-benda tersebut lalu menyentuh wajah (mata, mulut, dan hidung) dengan tangan yang telah terkontaminasi. Oleh karena itu, perlu pemahaman dan pemberian informasi tentang pencegahan COVID-19 yaitu melalui personal hygiene dan cuci tangan pakai sabun dan air, yang dilakukan secara tepat. Sabun cuci tangan menjadi sebuah produk yang seharusnya dapat membantu meminimalisir penyebaran COVID-19. Bahan aktif yang berperan dalam pembuatan sabun ini adalah surfaktan. Surfaktan bersifat ampifilik. Namun, menurut data BPOM tahun 2016, sebagian masyarakat mengeluhkan iritasi akibat penggunaan sabun cuci tangan berbahan kimia yang berlebihan serta pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, buah lerak dan daun kemangi dipilih karena memiliki kandungan saponin yang tinggi. Saponin adalah glikosida dengan aglikon dalam bentuk sapogenin. Sifat ampifilik dari saponin ini dapat menyebabkan bahan alami yang mengandung saponin bersifat seperti surfaktan karena surfaktan terdiri dari gugus hidrofilik dan gugus lipofilik yang dapat mengikat campuran air dan minyak serta dapat bertindak sebagai surfaktan yang dapat membersihkan dan menurunkan tegangan permukaan air, sehingga memudahkan untuk membersihkan dan menghilangkan kotoran dari tangan serta dapat menghancurkan membran lipid pada virus. Metode penelitian ini dilakukan dalam bentuk literature review, dengan tujuan melihat potensi buah lerak dan daun kemangi sebagai pengganti surfaktan alami dalam formulasi sabun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah lerak dan daun kemangi mengandung saponin sebagai pengganti bahan kimia SLS (sodium lauryl sulfate), serta minyak atsiri dan fenol sebagai agen antibakteri dan antivirus, yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci tangan. Aman dan ramah lingkungan.
Kata Kunci: Surfaktan Alami, Sabun Cuci Tangan, Buah Lerak, Daun Kemangi, COVID-19
Detail Information
Bagian |
Informasi |
Pernyataan Tanggungjawab |
|
Pengarang |
Sylviantie Adrianarosa - Personal Name Mursal, Iin Lidia Putama - Personal Name Frianto, Dedy - Personal Name
|
Edisi |
Print |
No. Panggil |
TA/FM 210017 |
Subyek |
Farmasi Kesehatan
|
Klasifikasi |
Farmasi |
Judul Seri |
|
GMD |
Text |
Bahasa |
Indonesia |
Penerbit |
Fakultas Farmasi |
Tahun Terbit |
2021 |
Tempat Terbit |
karawang |
Deskripsi Fisik |
|
Info Detil Spesifik |
Farmasi |
Citation
. (2021).Potensi Biosurfaktan Buah Lerak (Sapindus Rarak) dan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Pada Sediaan Sabun Cuci Tangan Ramah Lingkungan Untuk Pencegahan Covid-19 : Literature Review.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd