Analisis Kesulitan Membaca (Disleksia) Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Salah satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh seorang siswa yaitu membaca. Keterampilan membaca dinilai sangat penting, karena dengan membaca seseorang bisa mendapatkan ilmu dan juga informasi. Kegiatan membaca perlu dikuasai dengan baik, namun sebagian besar siswa menganggap bahwa membaca adalah pelajaran yang yang mudah, tetapi aktualnya masih banyak siswa yang belum bisa membaca. Kesulitan dalam kegiatan membaca diperkuat dengan hasil belajar yang masih rendah dimana siswa belum bisa menguasai materi karena tidak bisa membaca. Disleksia merupakan bentuk dari kesulitan dalam aspek belajar membaca. Di sekolah para pendidik biasanya baru menyadari saat didapatkannya ketidak berimbangan antara hasil kemampuan membaca dengan potensi umum atau intelektualnya. Salah satu bentuk penanganan yang dapat membantu penderita disleksia adalah pendekatan dan bantuan edukasi khusus (bimbingan belajar). Penderita disleksia akan diajari elemen-elemen dasar seperti belajar mengenali fonem atau satuan bunyi terkecil dalam kata-kata, memahami huruf dan susunan huruf yang membentuk bunyi tersebut, memahami apa yang dibaca, membaca bersuara, dan membangun kosakata.
Kata Kunci: Membaca, Disleksia, Bimbingan Belajar
Detail Information
Citation
. (2020).Analisis Kesulitan Membaca (Disleksia) Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd